Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Kesehatan Reproduksi di Desa Puncak Harapan

  • Aug 05, 2025
  • Nakir Muhajir
  • Pemerintahan

Puncak Harapan - Pemerintah Desa Puncak Harapan bekerja sama dengan Puskesmas Lokpaikat menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Stunting serta Sosialisasi Kesehatan Alat Reproduksi pada Wanita di Aula Desa Puncak Harapan, Selasa (05/08/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Maulida Safitri, S.Gz yang memaparkan materi tentang pencegahan dan penanganan stunting. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya pemenuhan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) serta peran keluarga dalam memastikan asupan gizi seimbang bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Selain itu, Sri Rahayu turut memberikan materi mengenai kesehatan alat reproduksi pada wanita. Beliau mengingatkan para peserta akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi untuk mencegah penyakit serta menjaga kualitas kesehatan reproduksi perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Perwakilan Kecamatan Lokpaikat, Pendamping Lokal Desa, Bidan Desa, TP. PKK Desa, Kader Posyandu Balita, Kader Bina Keluarga Balita (BKB), Kader Pembangunan Manusia (KPM), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Puskesmas Lokpaikat, serta Mahasiswa KKN Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Sasaran utama adalah ibu hamil, ibu menyusui, dan balita stunting di Desa Puncak Harapan.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Puncak Harapan yang diwakili oleh Kasi Kesejahteraan, Nakir Muhajir. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Desa Puncak Harapan dan Puskesmas Lokpaikat. Sosialisasi ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan stunting dan menjaga kesehatan reproduksi. Harapan kami, pengetahuan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Nakir Muhajir.

Sambutan juga disampaikan oleh Perwakilan Kecamatan Lokpaikat, Kasi Kesra Milliyani Astuti, SE. Beliau menekankan bahwa penanganan stunting adalah tanggung jawab bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga keluarga.

“Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak saat ini, tetapi juga mempengaruhi masa depan mereka. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam pencegahan stunting, serta memberikan perhatian khusus pada kesehatan ibu dan anak,” tutur Milliyani Astuti.

Melalui kegiatan kolaborasi ini, Pemerintah Desa Puncak Harapan dan Puskesmas Lokpaikat berharap angka stunting di wilayah Desa Puncak Harapan dapat ditekan, serta kesadaran masyarakat terhadap kesehatan reproduksi wanita semakin meningkat.